Oleh: guruholid | Oktober 8, 2008

Humor

Malaikat Dan Orang Idiot

Category:

Tiga lelaki, seorang philosopy,seorang pandai matematika dan seorang idiot dalam suatu perjalanan bersama dalam satu mobil yang mengakibatkan kecelakaan menabrak sebatang pohon.

Sebelum tahu apa yang terjadi, tiga orang tersebut menemukan diri mereka sudah berada di bibir jembatan menuju surga, dimana malaikat dan iblis sudah berdiri dihadapan mereka.

“Tuan-tuan” si Iblis memulai pembicaraannya, “karena surga sekarang sudah terlalu penuh, dan hal ini pun sudah disetujui oleh malaikat bahwa hanya yang bisa memberi pertanyaan dan jika saya tidak bisa menjawab maka tuan-tuan boleh masuk surga dan tapi jika kalau saya bisa jawab maka tuan-tuan ikut saya ke neraka!”

Kesempatan pertama diberikan kepada seorang philosopy, “oke iblis, sekarang berikan saya buku pelajaran yang sangat lengkap dari socrates”. Dengan hanya ketukan jari, sebuah buku muncul dekat philosopy tersebut.

Kemudian dia membaca dan mengatakan buku tersebut adalah benar. “Dan pergi ke neraka-lah kau!!!!” dengan ketukan jari si philosopy tersebut hilang.

Kemudian seorang pandai matematika mengajukan pertanyaan, “Coba jawab formula penghitungan yang paling canggih ini”. sambil memberikan secarik kertas kepada iblis.

Dengan ketukan jari kertas yang sudah berisi jawaban diberikan kepada seorang pandai matematika. Setelah dicek ternyata hasil-nya benar. “Dan pergi keneraka-lah kau !!!!” dengan ketukan jari si pandai matematika tersebut hilang.

Kesempatan terakhir diberikan kepada si idiot, “Berikan saya sebuah kursi!”. Dengan ketukan jari maka muncullah kursi tersebtu dihadapan si idiot.

“Sekarang buatkan 7 lobang di tempat duduk kursi tersebut!” si idiot melanjutkan. Si iblis dengan ketukan jari maka jadi-lah 7 lobang di kursi tsb dihadapan si idiot.

Kemudian si idiot duduk di kursi tersebut. Dan tiba-tiba dia mengeluarkan kentut yang sangat keras. Setelah berdiri si idiot menanyakan kepada si iblis “Dari lubang mana kentut saya keluar?”

Si iblis mengecek sejenak di kursi tersebut. Dan kemudian menjawab “Kentut-mu keluar dari lobang ketiga dari sebelah kanan”. “wekk….salah besar !!!” yang benar kentut-ku keluar dari lubang di pantat-ku !!!!!!”

Dan kemudian si idiot pergi ke surga……

Sent by: e-ketawa on Oct 8th, 2008 |

Kentut di Dalam Lift

Category:

Di suatu lift ada 6 orang di dalamnya. Di dekat pintu berdiri seorang bapak. Lalu berurutan di belakangnya seorang ibu bersama anak kecil, seorang pemuda, seorang nenek, dan seorang cewek cantik yang berdiri tepat di belakang nenek itu.

Tiba-tiba lift itu macet dan berhenti. Lalu tercium bau busuk di dalamnya.

Nenek : “SIAL SAPA NIH YANG KENTUT???”

Cewek Cantik : “IYA NIH SAPA YANG KENTUT, MANA BAU LAGI???”

Semua terdiam saling memandang. Setelah beberapa menit kemudian, tercium kembali bau busuk lagi.

Nenek : “WHOII.. SAPA NIH YANG KENTUT??? MAU BUNUH KITA DENGAN KENTUT LOE YAH???”

Cewek Cantik : “IYA, APA LOE MAU BUNUH KITA DENGAN KENTUT LOE???”

Si cewek cantik masih ngikutin tiap kata2 nenek itu seperti burung beo. Mereka semua masih terdiam dan memandang dengan tatapan saling menuduh. Akhirnya sang bapak2 itu pun angkat suara.

Bapak : “Sudah, kalo emang disini ada yang rasa kentut, tolong ditahan sampe kita keluar dari lift.”

Suasana kembali tenang. Mereka kembali menunggu hingga lift kembali jalan. Hingga tercium kembali bau kentut yang lebih busuk dari sebelum-sebelumnya.

Pemuda : “SIALAN!!!! SIAPA SIH NI YANG KENTUT??? BUSET KALI INI BAUNYA BENER-BENER LEBIH PARAH DARI BANGKAI TIKUS!!!”

Semua terdiam, dan saling memandang. Akhirnya…

Pemuda : “OKE BERHUBUNG GAK ADA YANG NGAKU, GUE SUMPAHIN TUH YANG KENTUT MANDUL TUJUH TURUNAN!!!”

Tiba-tiba….

Cewek Cantik : “Ampun bang, maaf. Yang kentut pertama ama kedua itu gue. Tapi kentut yang terakhir yang lebih busuk itu, bukan gue, tapi nenek ini. Tadi gue ngerasain aliran anginnya kena di paha gue. Nih nenek sih tenang-tenang aja, di sumpahin mandul. Nah gue??? kawin aja belom…”

Nenek : “Hahahaha.. kaciaaan deh loe….”

Sent by: e-ketawa on Oct 8th, 2008 |

Older Posts »

Kategori